Turbidity Monitoring System



TMS merupakan sebuah alat yang dirancang untuk melakukan perhitungan dan monitoring tingkat kekeruhan air. Latar belakang dibuatnya alat ini karena pada saat itu saya berada dalam masa Praktek Kerja Lapangan di PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi. Sebagai syarat kelulusan, saya dituntut untuk membuat sebuah alat yang dapat berguna di tempat PKL. 

Apa yang dapat saya buat?

Coba kita sinkronisasi data ini:
Saya kuliah di Institut Pertanian Bogor (IPB), jurusan Teknik Komputer (TEKOM), dan PKL di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Mari kita tarik benang merah.
Pertanian - Komputer - Air Minum

Pertanian identik dengan Fisika/Kimia/Biologi
Komputer identik dengan Hardware/Software
Air Minum identik dengan Kejernihan/Kekeruhan

Maka saya harus membuat alat yang dapat mendeteksi mikroorganisme yang diurai melalui proses kimiawi dan dihitung berdasarkan rumus fisika untuk dapat mendeteksi tingkat kejernihan dan kekeruhan air yang dapat dimonitoring melalui sistem komputerisasi.

Flownya gaimana?
Logic nya simple sih, gambarannya seperti ini

Lalu perhitungannya seperti apa?

Untuk perhitungan yang saya gunakan yaitu dengan melakukan konversi dan kalibrasi dari signal analog, data kalibrasinya seperti ini

y= -0,9488x + 797,56
R² = 0,9674 x 100%

Dari hasil kalibrasi tersebut dapat kita hitung tingkat akurasi alat ini, dan akhirnya akurasi alat TMS ini bisa mencapai 99.20%.



Dari data-data di atas maka dari segi logic sudah oke, dan sekarang tinggal buat konsep visual dari alat yang akan dibuat. Beginilah prototype dari alat dan aplikasi monitoring TMS

Dengan tujuan seperti permintaan institusi, alat yang dibuat tersebut harus bisa diimplementasikan di instansi PKL, maka saya harus menghadapi beberapa regulasi yang mengharuskan saya untuk presentasi di instansi. Maka beginilah konsep arsitektur implementasi alat ini


Singkat cerita, akhirnya berkat alat ini saya bisa sidang skripsi dan lulus tepat wikti

Mau curcol juga sekalian, dalam waktu 3 bulan saya diberi waktu untuk menyelesaikan proposal dan alat IoT beserta softwarenya. Kemudian diberi waktu 1 bulan untuk menyelesaikan seminar, dan diberi waktu 2 bulan untuk revisi laporan dan pengembangan alat hingga sidang tugas akhir.  Total dana yang dihabiskan untuk bikin alat : 2.6jt + pengembangan sekitar 300k, belom lagi print laporan beserta revisiannya, entahlah saya gak hitung. Intinya jadi mahasiswa tingkat akhir itu gak enak

No comments:

Powered by Blogger.